Anak-anak yang Terampas Hidupnya Oleh Kanker

Posted by admin on February 13, 2011 under Uncategorized | Be the First to Comment

Hidup dengan kanker tidak pernah mudah, apalagi bagi anak-anak yang tentunya punya begitu banyak harapan dan cita-cita untuk masa depan. Hanya dengan semangat juang yang tinggi, anak-anak pengidap kanker berikut ini bisa tetap penuh semangat.

Salah satu anak pengidap kanker adalah Gitta Sessa Wanda Cantika alias Keke, yang pernah populer karena menulis puisi berjudul Surat Kecil untuk Tuhan, sesaat sebelum meninggal. Ia meninggal akibat Rabdomiosarkoma, sejenis kanker jaringan lunak yang namanya saja bahkan sangat sulit untuk dilafalkan oleh gadis 13 tahun ini.

Kisah Keke kemudian ditulis oleh Agnes Danovar dalam sebuah novel dengan judul sama dengan puisinya, lalu difilmkan oleh Skylar Pictures. Film ini dirilis dalam peringatan Hari Kanker Anak Sedunia 2011 bersama Yayasan Onkologi Anak Indonsia (YOAI)di FX Plaza Senayan, Minggu (13/2/2011).

“Kisah Keke ini sangat inspiratif, menunjukkan bahwa anak yang menderita kanker tidak boleh menyerah dan kehilangan semangat. Harus terus berjuang seperti Keke,” kata Dinda Hauw, aktris cilik berusia 14 tahun yang memerankan tokoh Keke di film tersebut.

Selain Keke, masih banyak lagi pengidap kanker yang harus merelakan sebagian impian itu terampas oleh penyakit. Beberapa di antaranya sempat ditemui oleh detikHealth dalam peringatan Hari Kanker Anak Sedunia 2001 dan berikut inilah kisahnya.

Restu (laki-laki, 17 tahun, kanker tulang)
Kalau saja Restu tidak jatuh lalu mengalami patah tulang di usia 12 tahun, mungkin saja tumor ganas yang bersarang di tulang kakinya tidak akan ketahuan. Meski tumor itu sudah bisa diangkat, namun ia harus rela kehilangan kaki kanannya yang diamputasi untuk mencegah sel-sel kanker itu terus menyebar.

“Sebelum patah tulang, sama sekali tidak ada tanda-tanda kalau Restu punya kanker. Kalaupun ada keluhan, paling-paling hanya sering merasa ngilu, pegel-pegel,” ungkap Sri Winarti, ibu kandung Restu.

Tidak cukup hanya kehilangan kaki kanan, Restu masih harus menanggung dampak serius dari kemoterapi yang dijalaninya. Sejak tahun 2009, ia mengalami gagal ginjal akibat terlalu banyak mengonsumsi obat kanker sehingga harus rutin melakukan cuci darah sebanyak 2 kali dalam setiap minggu.

Sarno (laki-laki, 9 tahun, kanker mata)
Sama seperti Restu, Sarno asal Lampung juga mengetahui dirinya terkena kanker setelah mengalami sebuah kecelakaan. Saat bermain ketapel, peluru milik salah seorang teman nyasar dan mengenai matanya hingga memerah dan terasa perih.

“Sempat periksa ke dokter praktik, tapi beberapa minggu kemudian matanya malah membengkak. Sarno kami bawa ke RSUD Lampung, ternyata ada kanker dan dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo,” tutur Rasidi, kakak Sarno yang setia mendampingi adik bungsunya selama 6 bulan lebih dirawat di Jakarta.

Saat ini Sarno masih harus menjalani kemotrapi dan beberapa kali pemeriksaan, sehingga Rasidi memperkirakan keluarganya belum bisa pulang ke Lampung dalam 6 bulan ke depan. Rasidi cukup tegar dan selalu optimistis Sarno akan sembuh, meski mata kanannya tidak akan pernah bisa melihat lagi karena sudah diangkat.

Denie (laki-laki, baru saja meninggal di usia 20 tahun, leukemia)
Hingga berusia 13 tahun, Denie Ramadhan Noerdin adalah remaja yang sangat enerjik dan punya obsesi ingin masuk tim inti bola basket di sekolahnya. Namun sejak didiagnosis menderita kanker darah atau leukemia, Denie harus mulai melupakan impian itu karena dokter melarangnya untuk beraktivitas hingga terlalu letih.

“Setelah dikemoterapi, Denie sebenarnya sempat dinyatakan sembuh. Namun sejak itu dia mengalamirelaps (kumat) 2 kali dan yang terakhir sudah tidak tertolong, Denie wafat 2 Februari 2011. Kondisinya saat relaps yang terahir, testis membesar,” kenang ayah Denie, Tonie Noerdin.

Kendati bertahun-tahun hidup dengan leukemia, Tonie mengakui semangat hidup anak sulungnya itu sangat luar biasa. Meski tidak bisa sekolah dengan normal seperti remaja lain, ia tetap ingin belajar melalui home schooling hingga SMA. Sejak tidak boleh main basket, ia juga menekuni hobi baru yakni fotografi.
(up/ir)

Seputar Asuransi Kesehatan:

kanker rabdomiosarkoma (10),anak penderita kanker (8),GITTA SESSA WANDA CANTIKA (8),rabdomiosarkoma atau kanker jaringan lunak (4),puisi untuk anak yang sakit (3),kemoterapi leukemia (3),PENYEBAB RABDOMIOSARKOMA (3),Cerita seorang gadis kecil yang terkena kanker dan meninggal (3),kanker adalah (2),kaki sering ngilu (2),puisi anak tentang kesehatan (2),meninggal kanker (2),puisi anak kanker (2),penyebab kanker jaringan lunak (2),penyebab sering merasa ngilu pada kaki (2),keke surat kecil untuk tuhan (2),rabdomiosarkoma (2),asuransi untuk penyakit kanker (2),puisi anak sakit (2),penyebab kaki anak ngilu (1),ngilu di paha anak (1),ngilu tulang kaki pada anak anak (1),ngilupada paha atas (1),penyebab kaki sering ngilu (1),Penyebab kaki ngilu pada anak kecil (1),penderita leukemia meninggal remaja (1),penyebab kaki ngilu pada anak anak (1),Penderita leukemia menulis puisi (1),penderita rabdomiosarkoma (1),pengidap rabdomiosarkoma (1),penyebab kaki anak ngilu ngilu (1),puisi orang terkena kangker (1),penyebab sering merasakan ngilu pada tulang (1),Tumor mata pada anak umur 6bln (1),tulang kaki ngilu (1),tentang kanker jaringan lunak(rhabdomio sarcomal) (1),surat kecil untuk tuhan penyakit rabdomiosarkoma (1),riwayat hidup pengidap kanker mata (1),resiko rabdomiosarkoma (1),puisi untuk orang yang terkena kanker (1),puisi untuk orang yang mengidap kanker (1),Puisi tentang kanker pada anak anak (1),puisi seorang pengidap kanker (1),puisi seorang penderita kanker (1),puisi penderita sakit kanker (1),puisi orang kanker (1),puisi kese (1),puisi anak yang meninggal (1),sakit paha sering ngilu (1),Puisi anak penderita kanker (1),yg pernah menderita rabdomiosarkoma (1),anak dg kanker (1),Cerita balita meninggal karena kanker (1),cerita gadis yg menderita kangker darah (1),Cerita kanker pada anak (1),cerita kemoterapi leukemia yang gagal (1),cerita pasien leukemia (1),cerita penderita leukemia (1),cerita remaja kena kanker darah (1),cerita surat kecil untuk tuhan (sebelum meninggal) (1),cerita anak tentang kesehatan (1),cerita anak penderita kanker (1),cerita anak laki laki remaja yg menderita (1),anak penderita kanker dan dampaknya (1),ANAK YANG TELAH SEMBUH DARI LEUKEMIA (1),anak yang tidak punya masa depan (1),apa penyebab di paha ngilu dan sakit (1),apakah anak usia 12 tahun bisa terkena tumor? (1),asuransi kanker pada anak (1),ayah kandung hamili anajk kandung (1),cerita anak kecil terkena kanker hingga meninggal (1),cerita tentang anak-anak penderita leukemia (1),cerpen anak yg berpenyakit (1),kata terahir keke dalam novel surat kecil untuk tuhan (1),kenpa anak yang masih kecil sudah banyak mengalami penyakit kanker (1),kesaksian penderita leukimia (1),kisah anak 14 tahun dengan leukemia (1),kisah cerita pasien penyakit leukemia (1),kisah hidup penderita kanker anak anak (1),kisah keke (1),kisah tentang surat kecil untuk tuhan saat saat sebelum kematian(lengkap) (1),kanker jaringan lunak (1),kaki ngilu tanda (1),kaki ngilu pada anak umur 6 tahun (1),cerpen kisah sesorang yang terkena leukemia (1),Contoh puisi menderita sakit (1),dampak sebelum terkena kanker mata (1),gambar kanker rabdosiosarkoma (1),hidup dengan leukemia (1),kaki anak ngilu (1),kaki harus diamputasi karena sarcoma (1),kaki ngilu pada anajk (1),kta-kata hati seorang anak penderita kanker (1)

Add A Comment