Efek Negatif Makan Coklat Bagi Kesehatan

Posted by admin on March 8, 2011 under Uncategorized | Be the First to Comment

Cokelat banyak menjadi makanan favorit terutama bagi anak-anak dan  wanita. Tapi tidak semua orang bisa menikmati makanan manis tersebut, karena beberapa orang merasakan sakit perut tiap kali makan cokelat.
Sakit perut yang disebabkan oleh cokelat dapat berhubungan dengan berbagai gangguan, seperti sindrom iritasi usus, alergi makanan atau intoleransi laktosa.

Gejala lain yang berkembang selain sakit perut setelah makan cokelat adalah gatal-gatal, sakit kepala ringan dan hidung tersumbat.

Berikut beberapa penyebab sakit perut tiap kali makan cokelat, seperti dilansir Livestrong, Jumat (25/2/2011), yaitu:

1. Sindrom iritasi perut (Irritable Bowel Syndrome atau IBS)
Irritable Bowel Syndrome adalah gangguan pencernaan kronis yang mempengaruhi usus besar. IBS menyebabkan reaksi yang tidak menentu di usus, seperti diare yang tidak bisa ditahan. Penyebab pasti kondisi ini tidak diketahui, tapi makanan tertentu, seperti cokelat, dapat memicu gejala IBS, menurut MayoClinic.com.

Jika menderita IBS, tak lama setelah makan cokelat orang mungkin mengalami kembung, kentut, nyeri perut, kram, diare, sembelit atau mual.

2. Alergi makanan
Sakit perut setelah makan cokelat juga dapat menjadi akibat dari alergi makanan. Produk cokelat dapat mengandung bahan-bahan yang sangat alergi, seperti susu, kedelai, dan gandum.

Jika orang alergi terhadap satu bahan dalam cokelat, ia akan mengembangkan gejala-gejala dalam beberapa menit. Gejala alergi makanan mempengaruhi berbagai bagian tubuh dan bukan hanya sistem pencernaan. Gejala umum selain dari sakit perut misalnya ruam kulit, wajah bengkak, sesak napas, mengi, batuk, kongesti sinus, bersin dan mata berair.

3. Intoleransi laktosa
Kebanyakan cokelat mengandung laktosa, gula yang ditemukan dalam susu. Intoleransi laktosa atau juga dikenal sebagai defisiensi laktase, menyebabkan sakit perut dalam waktu 30 menit atau sampai dua jam setelah makan cokelat.

Karena usus kecil gagal menciptakan cukup laktase, yakni enzim yang dibutuhkan untuk mencerna laktosa, jumlah bakteri yang berlebihan dapat menyebabkan kembung, kram dan nyeri perut yang menyebabkan diare.
(dari berbagai sumber)

Seputar Asuransi Kesehatan:

bahaya coklat (185),efek makan coklat (165),dampak negatif coklat (153),efek samping coklat (109),efek negatif coklat (82),dampak negatif makan coklat (76),efek coklat (72),akibat makan coklat (67),dampak makan coklat (65),bahaya coklat bagi kesehatan (64),kesan makan coklat berlebihan (62),efek samping makan coklat (55),dampak coklat (52),akibat kebanyakan makan coklat (44),efek coklat bagi kesehatan (36),bahaya makan coklat (35),makan coklat (34),kerugian coklat (34),keburukan coklat (31),dampak negatif dari coklat (27),dampak negatif cokelat (26),dampak buruk coklat (25),kerugian coklat bagi kesehatan (24),dampak negatif mengkonsumsi coklat (23),kesan makan coklat (23),keburukan makan coklat (22),efek kebanyakan makan coklat (22),efek buruk coklat (22),manfaat coklat untuk ibu hamil (20),kerugian makan coklat (19),efek dari makan coklat (19),pengaruh coklat terhadap kesehatan (18),kebanyakan makan coklat (17),coklat bagi kesehatan (17),efek negatif makan coklat (17),coklat menyebabkan batuk (16),bahaya coklat bagi ibu hamil (16),akibat terlalu banyak makan coklat (16),akibat coklat (15),pengaruh makan coklat (15),coklat penyebab batuk (14),bolehkah ibu hamil makan coklat (14),kegunaan coklat (14),ibu hamil makan coklat (14),bahaya mengkonsumsi coklat (14),makanan coklat (14),coklat bagi ibu hamil (13),dampak positif coklat (12),kebaikan makan coklat (12),manfaat coklat bagi ibu hamil (11),efek negatif coklat bagi kesehatan (10),dampak negatif dari mengkonsumsi coklat (1),efek coklat pada anak (1),dampak coklat terhadap anak kecil (1),damapak bahaya makan sate (1),akibat banyak makan coklat (1),efek minum coklat (1),efek samping dari coklat (1),efek samping margarin (1),efek samping susu coklat (1),kelemahan makan cokelat (1),terlalu banyak makan coklat (1)

Add A Comment